Tahun ini Akademi Pariwisata & Perhotelan Darma Agung Medan kembali membuka pendaftaran bagi tamatan Siswa/i SMA/SMK/SLTA. dengan Akreditasi “B” dan Akademi terbaik dilingkungan Kopertis Wilayah 1 Sumatera Utara, kami mengundang adik-adik sekalian untuk bergabung bersama kami memajukan pariwisata Indonesia. Telah banyak Alumni dari Akademi Pariwisata & Perhotelan Darma Agung Medan yang telah berhasil didunia kerja maupun pemerintahan. Untuk itu, tunggu apa lagi, gabung sekarang dan informasi pendaftaran dapat dilihat ada brosur dibawah ini.
Author: admin
-

Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung Melaksanakan program Pendampingan Desa Wisata Tahun 2020 di Desa Silalahi II
Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA melanjutkan program pendampingan desa wisata tahun 2020 di Desa Silalahi II, Kabupaten Dairi. Kegiatan berupa pelatihan dan diskusi tentang apa yang harus dilakukan untuk memolesnya sebagai destinasi wisata andalan ke depan. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi bersama pemerintah desa setempat digandeng untuk memaksimalkan potensi wisata Desa Silalahi II.

Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada wartawan di Medan, Selasa (28/10/2020) menyebutkan Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain posisinya yang sangat strategis karena berada di tepian Danau Toba, juga memiliki keunikan budaya, pertanian dan perikanan.
“Itu sebabnya kami dari Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA, atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, menjadikan Desa Silalahi II menjadi dampingan. Kami optimistis desa wisata ini bisa mandiri di masa depan, walau memerlukan waktu dan kerja keras semua pihak,”ujar Binur Pretty Napitupulu.
Silalahi II menurut Binur Pretty Napitupulu, telah ditetapkan Bupati Dairi sebagai Desa Wisata. “Jadi legitimasinya sudah kuat, tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan bersinergi membangunnya. APP DA sebagai kampus yang konsentrasinya pariwisata, terpanggil melakukan pendampingan dan penguatan agar masyarakat desa bisa melakukan aktivitas wisata secara benar dan tepat,” jelasnya.
Sebelumnya, APP DA menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Sinabung Hills, pada Selasa (15/9/2020) lalu. Hadir 25 peserta dari Desa Silalahi II yang terdiri dari perangkat desa, pegiat wisata, pengelola homestay, bumdes, dan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Acara ini mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf dengan memfasilitasi bimtek tersebut.
Pendampingan lanjutan dilakukan langsung di Desa Silalahi II, pada 15-16 Oktober 2020 lalu. Tim yang turun ke lokasi dipimpin Drs Nalom Tambunan MM, Wakil Ketua Tim Pendampingan Desa Wisata II APP DA bersama dengan anggota tim H Abbas Yunus DE M.Si, Joe Nasroen S.Sos MAP, dan Ivan Benedict Tambunan SE MM. Mereka selama dua hari menggelar pelatihan dan diskusi dengan pelaku wisata di sana.
Pendampingan dua hari tersebut menghasil beberapa rekomendasi, antara lain perlunya peningkatan SDM, pengembangan pengelolaan promosi, homestay dan pembuatan profil desa wisata. “Rencananya akan dibuat website desa wisata,” kata Nalom Tambunan secara terpisah.
Binur Pretty Napitupulu menginformasikan bimtek tersebut tidak berhenti di situ saja. Tim APP DA akan akan menjadwal kunjungan kembali ke desa melakukan pelatihan dan coaching sesuai kebutuhan desa wisata Silalahi II. “Saya juga berterimakasih kepada Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA sehingga pendampingan desa wisata ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya.
Pelatihan Tata Kelola DestinasiEmpat dosen APP DA dipercaya menjadi narasumber dalam pelatihan bertajuk ‘Tata Kelola Destinasi Wisata’ pada 15-16 Oktober 2020. Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi. Topik yang disampaikan tentang ‘Sadar Wisata & Sapta Pesona, Teknik Memandu, CHSE dan P4-EPP serta Tata Kelola Destinasi.’ Narasumber lainnya, antara lain Ir Hotmaida Butar Butar MT dengan judul ‘Pengembangan Pariwisata di Kawasan Danau Toba.’
Acara dibuka Kadis Parbudpora yang diwakili Roy France Sitohang SH selaku Kabid Pariwisata. Acara dua hari ini dipandu Mosanda Tampubolon, Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.
Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi Mahadi Kudadiri SH ketika menutup kegiatan menegaskan keseriusan Pemkab Dairi dalam mengembangkan kepariwisataan khususnya Tao Silalahi yang menjadi bagian dari Super Prioritas Kawasan Strategis Pembangunan Pariwisata Nasional.(*) -

APP DA Dorong Silalahi II Menjadi Desa Wisata Mandiri
Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain posisinya yang sangat strategis karena berada di tepian Danau Toba, juga memiliki keunikan budaya, pertanian dan perikanan. Diharapkan bisa meningkat dari desa wisata berkembang menjadi maju dan kemudian mandiri.
“Itu sebabnya kami dari Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA, atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, menjadikan Desa Silalahi II menjadi dampingan. Kami optimistis desa wisata ini bisa mandiri di masa depan,” kata Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada SIB di Medan, Minggu (20/9).
Silalahi II menurut Binur Pretty Napitupulu, telah ditetapkan Bupati Dairi sebagai Desa Wisata. “Jadi legitimasinya sudah kuat, tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan bersinergi membangunnya. APP DA sebagai kampus yang konsentrasinya pariwisata, terpanggil melakukan pendampingan dan penguatan agar masyarakat desa bisa melakukan aktivitas wisata secara benar dan tepat,” jelasnya.
Sebagai wujud dari dukungan tersebut, APP DA menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Sinabung Hills, pada Selasa (15/9) lalu. Hadir 25 peserta dari Desa Silalahi II yang terdiri dari perangkat desa, pegiat wisata, pengelola homestay, bumdes, dan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Tampil sebagai moderator dalam acara tersebut Mosanda Tampubolon, Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.
Selama satu hari penuh, para peserta digembleng dengan materi-materi tentang desa wisata. Narasumber ada empat orang, yakni Bantors Sihombing S.Sos M.Si (Sadar Wisata), Ivan Benedict Tambunan SE MM (Pelayanan Prima), Dra Binur Pretty Napitupulu (Clean, Health, Safety and Environmental), dan Drs Nalom Tambunan MM (Pengembangan Potensi Produk Wisata dan Exploration, Packaging and Presentation).
Kepala Desa Silalahi II Buman Pintubatu mengucapkan terimakasih kepada APP DA dan Kemenparekraf atas terselenggaranya bimtek satu hari tersebut. “Saya atas nama perangkat desa dan masyarakat mengundang APP Darma Agung datang ke Silalahi II. Bina dan latihlah kami sehingga desa wisata Silalahi II bisa berkembang, maju dan mandiri,” ujarnya.
Binur Pretty Napitupulu menginformasikan bimtek tersebut tidak berhenti satu hari saja. Dalam bulan Oktober mendatang, tim APP DA akan berkunjung ke desa melakukan pelatihan dan coaching sesuai kebutuhan desa wisata Silalahi II. “Saya juga berterimakasih kepada Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA sehingga pendampingan desa wisata ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya.Sumber : Harian SIB
-

APP Darma Agung Gelar Uji Kompetensi Mahasiswa Pariwisata
Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) menggelar uji kompetensi bagi mahasiswanya di Hotel Garida Plaza, Senin (14/9/2020) lalu. Mereka berasal dari jurusan Perhotelan sebanyak 49 orang, dan jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) 11 orang.

Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu kepada SIB, Jumat (18/9/2020), menyebutkan uji kompetensi tersebut dilakukan setiap tahun bagi mahasiswa semester akhir yang akan menyelesaikan studinya. Tujuannya, pertama, untuk mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa yang akan menyelesaikan pendidikan.
Kedua, memfasilitasi mahasiswa mendapatkan sertifikat kompetensi dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Ketiga, sarana meningkatkan daya saing di dunia kerja.
“APP DA komit menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompeten saat memasuki dunia kerja. Saya senang mahasiswa tampak serius mengikuti uji kompetensi ini. Mereka telah dipersiapkan dengan baik sejak semester pertama, dan telah melewati masa praktik kerja lapangan atau PKL selama kurang lebih enam bulan,” jelas Binur Pretty Napitupulu didampingi Kaprodi Perhotelan APP DA Ivan Benedict Tambunan SE MM.
Pada kesempatan itu, Binur Pretty Napitupulu berterimakasih kepadamenyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA.
Intan Nurianti Hutabarat, peserta uji kompetensi mengaku sempat agak tegang. Dia mengambil kompetens Front Office. “Semua rasa gugup saya hilang, karena penguji yang baik dan ramah, sesi wawancara berjalan dengan lancar dan kami diberi beberapa pertanyaan lain, semua jawaban yang saya jawab sesuai dengan pengalaman dan apa yang saya tahu selama kuliah di APP Darma Agung,” ujarnya.
Uji kompetensi ini menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotpari yang dipimpin Yan Ardi. Adapun kompetensi yang diuji antara lain Front Office, F&B Service, House Keeping, Cook, Pastry, Reservasi dan Penjualan Tiket Perjalanan.(*)Sumber : Harian SIB
-

Kegiatan Mahasiswa Jurusan Usaha Perjalanan Wisata Overland Sumatera Barat
[av_gallery ids=’787,788,789,790,791,792,793,794,795,796,797,798,799,800,801′ style=’thumbnails’ preview_size=’portfolio’ crop_big_preview_thumbnail=’avia-gallery-big-crop-thumb’ thumb_size=’portfolio’ columns=’5′ imagelink=’lightbox’ lazyload=’avia_lazyload’]
[av_textblock size=” font_color=” color=”]
Sebagai aplikasi dari beberapa mata Kuliah seperti Perencanaan Operasi Perjalanan Wisata (popw), Geografi Pariwisata, Guiding Tehniq. sekaligus observasi utk penelitian dan pengabdian dengan Objek Daerah Tempat Wisata, adapun tempat – tempat yang dikunjungi adalah sebagai berikut :- Rimbo panti
- Bonjol
- Lubang Jepang
- Ngarai Sianok
- Jam Gadang
- Istana Pagaruyung
- Batu Angkek angkek
- Danau Maninjau
- Kelok 44
- Danau Singkarak
padang:- Pantai Air Manis
- Batu Malin Kundang
- Jembatan Siti Nurbaya
[/av_textblock]
-

APP Darma Agung Mendapat Kepercayaan Mendampingi Desa Wisata
[av_textblock size=” font_color=” color=”]
Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) bersama 109 perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di Indonesia, mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat, untuk melakukan pendampingan terhadap Desa Wisata.APP DA menjalani proses seleksi yang ketat, untuk mendapat kepercayaan ini, dengan mengajukan proposal terlebih dahulu.
Dengan adanya Perjanjian Kerjasama Pendampingan Desa Wisata ini yang dilakukan di Hotel Sultan Jakarta, APP DA menjadi bagian dari 110 Perguruan Tinggi untuk mengembangkan desa wisata melalui pencerahan, praktik sehingga masyarakat desa memiliki kemampuan menata, mengembangkan destinasi di desa masing-masing.Eko Sri Haryanto, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, dan Informasi (Balilatfo) Kemendes PDTT menyebutkan dari 24 ribu desa masih 12 ribu yang terjangkau. Diharapkan tahun 2024 tinggal 5 ribu desa tertinggal.“Desa diatur, supaya bisa melestarikan budaya, meningkatkan pendapatan sehingga mensejahterakan masyarakat. Jika masyarakat sejahtera desa menjadi hidup sehingga desa membangun Indonesia,” ujar Eko.Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM menyebutkan kampusnya akan mendampingi Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi. “Kami akan meningkatkan kompetensi masyarakat di sana dengan berbagai pelatihan. Dosen-dosen APP Darma Agung dan praktisi pariwisata akan turun ke sana,” jelasnya.Secara khusus, Binur Binur P Napitupulu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA.“Tak lupa Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi, atas dukungannya yang luar biasa, sehingga APP Darma Agung mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat untuk mengembangkan desa wisata,” ujarnya.(*)[/av_textblock]
[av_gallery ids=’774,773,772′ style=’thumbnails’ preview_size=’portfolio’ crop_big_preview_thumbnail=’avia-gallery-big-crop-thumb’ thumb_size=’portfolio’ columns=’3′ imagelink=’lightbox’ lazyload=’avia_lazyload’]
-

Akademi Pariwisata & Perhotelan Mengadakan Table Set Up Competition
[av_gallery ids=’760,755,756,757,758,759,754,761′ style=’big_thumb’ preview_size=’no scaling’ crop_big_preview_thumbnail=’avia-gallery-big-crop-thumb’ thumb_size=’portfolio’ columns=’5′ imagelink=’lightbox’ lazyload=’avia_lazyload’]
[av_textblock size=” font_color=” color=”]
Kegiatan table set up competition ini berlangsung dengan baik dan kondusif. Yang bertempat di Laboratorium Perhotelan dan dilaksanakan di outdoor Laboratorium Restoran Perhotelan. Peserta yang menghadiri table set up competition ini jumlahnya sebanyak 60 peserta, mulai dari semester 1 sampai semester 3. Kegiatan lomba ini diadakan mulai pukul 08.30 sampai pukul 14.30 WIB. Acara ini dibuku resmi oleh Direktur APP Darma Agung Dra. Binur Pretty Napitupulu, MM. Para peserta begitu antusias mengikuti lomba table set up competition ini. Mulai dari awal pendaftaran, pendaftaran ulang sampai di akhir acara yaitu pembagian hadiah dan sertifikat bagi para pemenang yang berhasil menyelesaikan set up an meja dengan waktu yang cepat dan dapat mempersentasikan hasil set up an dengan menggunakan Bahasa Inggris.
Peserta yang hadir diminta untuk set up meja sesuai dengan prosedur yang telah di tetapkan dan mampu menjelaskan peralatan apa saja yang tertera di setiap meja peserta dengan menggunakan bahasa inggris sesuai dengan tata tertib dari set up competition ini.
Peserta yang tampil pada setiap babak ada 4 peserta. Waktu setiap babak adalah 5 menit untuk set up dan 1 menit untuk mempersentasikan hasil set up. Peserta yang men set up meja dengan waktu yang cepat dan men set up dengan rapi sesuai prosedur, memilki standard grooming petugas restoran yang baik dan mampu menjelaskan dengan baik maka di pilih menjadi pemenang. Ada pun juri yang menilai perlombaan adalah Bapak Rahmad Surya Lubis yang di datangkan dari luar kampus dan Bapak Ivan Benedict SE,MM sebagai juri dari kampus Perhotelan Darma Agung.
Dihadiri oleh Bapak Rahmad Surya Lubis( praktisi Hotelier &Industri ) yang memiliki pengalaman di bidang pelayanan restoran dari dalam maupun luar negeri.
Acara berlangsung sangat meriah dan berjalan dengan lancar. Acara table set up competition ini perlu diadakan setiap tahunnya. Acara ini sangat mendukung untuk para mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan atau pun skill dalam bidang F&B Service. Dengan adanya acara ini Mahasiswa/I Perhotelan dapat bersaing bukan hanya di dalam kampus tetapi di luar kampus dan dapat memiliki kepercayaan diri untuk bekerja di restoran.
[/av_textblock]
-

Berbagai Universitas India menyelenggarakan Pameran Pendidikan Tinggi 2020 (Increadible India Educatin Fair 2020)
[av_textblock size=” font_color=” color=”]
Dalam rangka menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan antara Indonesia dan India. Berbagai universitas India menyelenggarakan Pameran pendidikan Tinggi 2020 (Increadible India Educatin Fair 2020) di Medan pada Selasa, o4 Februari 2020. Acara ini dihadiri oleh ribuan siswa-siswi dari berbagai siswa tingkat SLTA di Medan.Dalam event ini Universitas Darma Agung dan Akademi Pariwisata Darma Agung dipilih menjadi tuan rumah. Dalam kata sambutannya Rektor Universitas Darma Agung, Dr. Djaminuddin Marbun, SH, MH mengatakan bahwa terselenggaranya kegiatan pendidikan akbar ini merupakan hasil tindak lanjut kunjungan berbagai universitas yang ada di Sumut ke India pada bulan Agustus 2019.
Acara ini diwarnai berbagai pentas budaya seperti tari-tarian dan vokal solo yang ditampilkan oleh mahasiswa/i dan dosen Akademi Pariwisata Darma Agung yang dipimpin oleh Dra. Binur Napitupulu, MM. Seusai rangkaian pentas budaya, pameran pendidikan akbar India 2020 ini dibuka oleh Konsul India, Mr. Raghu Gururaj. Sementara Prof. Dian Armanto,M.Pd.,MA.,M.Sc.,P.Hd kepada pers mengatakan sangat bangga bahwa Sumut dipercaya dalam penyelenggaraan event ini dan berharap kerjasama yang telah terjalin dapat ditingkatkan lagi.
[/av_textblock][av_gallery ids=’726,725,724,723′ style=’thumbnails’ preview_size=’portfolio’ crop_big_preview_thumbnail=’avia-gallery-big-crop-thumb’ thumb_size=’portfolio’ columns=’5′ imagelink=’lightbox’ lazyload=’avia_lazyload’]
-

Dukung Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pariwisata, Disparbud Dairi Adakan Pelatihan Pemandu Wisata Kuliner
Pemerintah kabupaten dairi mengadakan Pelatihan pemandu wisata kuliner bagi para pelaku wisata dan penggiat kuliner yang ada di Kabuaten Dairi, pada kegiatan peningkatan kualitas tata kelola destinasi pariwisata dan kapasitas masyarakat pelaku usaha bertempat di debang resort 5-7 Nopember 2019.
Kegiatan ini dibuka oleh camat Silahi sabungan Esra Nahampun, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (disparbud) Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang, Kabid Ekonomi Kreatif Roy Sitohang, kepala seksi pemasaran disparbud Mosanda Tampubolon.
Kegiatan pelatihan pemandu wisata kuliner ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari para pelaku usaha kuliner termasuk pemilik Kafe yang ada di Kabupaten Dairi. Dan kegiatan inipun menghadirkan narasumber praktisi pariwisata khususnya kuliner, seperti Gerald P.M Simanjuntak SE,MM seorang akademisi dan praktisi yang sudah lama berkecimpung di dunia pariwisata.
Selain Gerald Simanjuntak, turut juga hadir Dra. Binur Pretty Napitupulu MM, seorang dosen yang juga menjabat sebagai direktur Akademi Pariwisata dan Perhotelan Universitas Darma Agung, Medan
Gerald Simanjuntak yang juga seorang dosen di Akademi Pariwisata Dharma Agung ini, banyak berbagi ilmu terkait struktur organisasi restoran, baik skala sederhana atau skala besar, pramusaji, tata cara penyajian makanan, serta pengenalan jenis-jenis restoran.

foto Dra. Binur Pretty Napitupulu Sedangkan Binur Napitupulu, dalam paparannya memberikan materi pelatihan yang lebih spesifik. Binur menekankan materi pelatihan pada pelayanan makanan dan minuman di restoran.
“Pelayanan di restoran sedianya haruslah pelayanan yang prima (excellent service) kepada para tamu”, kata akademisi yang sedang mengambil studi S3 ini.
Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman dalam penyajian wisata khususnya melalui dunia kuliner terkhusus di Kabupaten Dairi.

Foto: (kiri-kanan) Camat Silahi Sabungan Esra Nahampun, Gerald Simanjuntak, Dra. Binur Napitupulu dan Kadis Disparbud Dairi Drs. Leonardus Sihotang. Sumber : Gajah Toba News
-

Kerjasama dengan Presiden APIEM David Hind dan Kuliah Umum: “Mice Hotel & Tourism Industry”
[av_textblock size=” font_color=” color=”]
Medan (Pelita Batak):
Istilah ‘Mice’ dalam perkembangan pelaksanaan dan pengelolaan ivent di era disruption saat ini, didorong untuk mengasah kreativitas dengan perpaduan teknologi visual dan pencahayaan (lighting). Kemasan kegiatan yang bisa membekas dengan nilai kenangan yang maksimal.Hal itu disampaikan Mr David Hind-The Precident Of Asia Pacific Institute for Events Managements- saat memberi kuliah umum di Akademi Pariwisata dan Perhotelan (APP) Darma Agung Medan, Selasa (08/10/2019). Menurutnya, kreativitas untuk memanfaatkan teknologi visual yang berkembang saat ini dalam menggelar sebuah perhelatan sangat dibutuhkan.
David mencontohkan, ivent Asian Games XVIII tahun 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah. Open ceremoni dengan atraksi Presiden Jokowi seolah mengendarai sepeda motor menuju Gelora Bung Karno tempat pembukaan acara. Penampilan itu memberi kesan yang baik untuk Indonesia, sebagai tuan rumah.

Demikian halnya dalam berbagai event dan kegiatan yang akan dilakukan ke depan, supaya merancang dan bisa menjadi sebuah kenangan bagi peserta.
“Kreativitas akan memacu kita menghasilkan yang terbaik,” kata anggota tim akademis yang mengembangkan gelar pertama Inggris di Travel & Tourism dan menjadi Ketua Kursus untuk gelar ini dan Kepala Centre for Travel & Tourism. Di Northumbria University David menerbitkan buku teks dan artikel jurnal akademik tentang minatnya dalam bagaimana mengembangkan kemampuan kerja dan keterampilan manajemen siswa – ia terus menulis tentang topik yang sangat penting ini. Kuliah Umum ‘Mice Hotel & Tourism Industry’ yang dihadiri Direktur APP DA, Dra Binur Pretty Napitupulu, MM, Rektor UDA Dr Jaminuddin Marbun, SH,MHum, Wakil Direktur I APP DA Dameria Girsang S.Sos MM, Wakil Direktur Dosen III APP DA Dr Andy Padriady SS SH MH.
David memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman dalam bidang pariwisata, perhotelan, dan pendidikan manajemen acara. Karir akademisnya dimulai di Newcastle-upon-Tyne Polytechnic, Inggris sekarang Northumbria University.
Pada tahun 2001 ia diangkat sebagai Kepala Pusat Pariwisata di Leeds Metropolitan University, Inggris dan di tahun yang sama menjadi Kepala Acara Sekolah, Pariwisata dan Perhotelan. Sebagai Kepala Sekolah, ia mengawasi desain dan peluncuran gelar online dan juga mendukung pengembangan Pusat Manajemen Acara Inggris. Bagian penting dari perannya adalah menginisiasi peluang pendidikan transnasional untuk sekolahnya dan kemitraan kunci didirikan dengan Institut Pariwisata Bandung, Indonesia untuk menciptakan MSc Pariwisata Internasional & Manajemen Perhotelan yang disampaikan bersama oleh kedua lembaga.
David juga menjadi Profesor Tamu di Institut Pariwisata Bali dan Institut Pariwisata Bandung, Indonesia dan Profesor Terhormat di Sekolah Tinggi Pariwisata, Universitas Chung Hua, Taiwan . Dalam karirnya hingga saat ini, ia telah menulis atau ikut menulis enam buku tentang keterampilan pribadi yang dapat ditransfer dan pengembangan keterampilan kerja; mengedit satu buku tentang pariwisata berkelanjutan dan menyumbang sejumlah bab untuk buku-buku yang diedit. David telah melakukan proyek konsultasi dalam manajemen pariwisata dan acara dan sering diundang untuk memberikan makalah konferensi dan lokakarya. Saat ini ia juga bekerja untuk London Metropolitan University, Inggris sebagai konsultan pariwisata yang berkontribusi pada proyek Erasmus + yang membantu mengembangkan standar kerja untuk manajer pariwisata di Rusia dan Krysgstan.
Pada pembukana acara mewakili Yayasan Perguruan Darma Agung, Dr Jaminuddin Marbun mengajak seluruh peserta kuliah umum memanfaatkan momentum tersebut. Juga mengucapkan terima kasih kepada pembicara yang boleh hadir dan memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa.
Sementara itu, Dra Binur P Napitupulu,MM mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan kompetensi para mahasiswa yang mengikuti program pendidikan di APP DA. “Kita berupaya menghadirkan pembicara yang berkompeten memberikan pembekalan bagi para mahasiswa kita,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat menambah pengalaman dan pengetahuan terutama dalam topik yang diberikan pembicara dari Inggris tersebut.
Diakhir acara, Dra Binur P. Napitupulu MM memberikan cinderamata berupa plakat kepada Mr David Hind. (TAp)
[/av_textblock][av_gallery ids=’706,707,708,709,705′ style=’big_thumb’ preview_size=’no scaling’ crop_big_preview_thumbnail=’avia-gallery-big-crop-thumb’ thumb_size=’portfolio’ columns=’5′ imagelink=’lightbox’ lazyload=’avia_lazyload’]













