Penandatangan Nota Kesepahaman dan kerjasama dengan Isparta Univ. of Applied Science, Aldeniz University, dan Sulayman University

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan (APP) yang diwakili oleh Direktur, Dra. Binur P. Napitupulu,MM melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dan kerjasama dengan Univ. of Applied Science, Aldeniz University, dan Sulayman University.

Nota Kesepahaman dan Kerjasama ini menekankan pada bidang pariwisata terhadap pendidikan, yaitu pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian dan bidang-bidang lainnya antar kedua perguruan tinggi ini. Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman dan kerjasama ini menjadikan APP siap menyongsong era global yang semakin terbuka dan kompetitif.

Tujuan kegiatan ini dilakukan agar memperluas jaringan secara international serta kerjasama dengan dunia internasional sehingga mahasiswa dan lulusannya bisa diakui dan kompetitif, program ini bukan hanya bentuk kerjasama tetapi juga berdiskusi dan mempersentasikan kelebihan kampus masing – masing sesuai dengan bidangnya. Institusi yang ada di Turkiye menyambut kehadiran Direktur Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung dengan sangat baik, sehingga kedepannya dapat lebih maju.

Dengan adanya kerjasama ini maka akademisi, dosen dan mahasiswa dapat melakukan kegiatan baik secara daring dan luring. Kegiatan daring yaitu dengan melakukan webinar dan international conference sedangkan kegiatan luring yaitu terbukanya pertukaran mahasiswa dan dosen tamu di antara kedua belah pihak.
Ibu Binur berharap dengan adanya kerjasama yang dilakukan tersebut bisa mencapai indikator implementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang merupakan suatu keharusan yang di terapkan setiap perguruan tinggi di indonesia.

Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung Melaksanakan program Pendampingan Desa Wisata Tahun 2020 di Desa Silalahi II

Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA melanjutkan program pendampingan desa wisata tahun 2020 di Desa Silalahi II, Kabupaten Dairi. Kegiatan berupa pelatihan dan diskusi tentang apa yang harus dilakukan untuk memolesnya sebagai destinasi wisata andalan ke depan. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi bersama pemerintah desa setempat digandeng untuk memaksimalkan potensi wisata Desa Silalahi II.


Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada wartawan di Medan, Selasa (28/10/2020) menyebutkan Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain posisinya yang sangat strategis karena berada di tepian Danau Toba, juga memiliki keunikan budaya, pertanian dan perikanan.
“Itu sebabnya kami dari Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA, atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, menjadikan Desa Silalahi II menjadi dampingan. Kami optimistis desa wisata ini bisa mandiri di masa depan, walau memerlukan waktu dan kerja keras semua pihak,”ujar Binur Pretty Napitupulu.


Silalahi II menurut Binur Pretty Napitupulu, telah ditetapkan Bupati Dairi sebagai Desa Wisata. “Jadi legitimasinya sudah kuat, tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan bersinergi membangunnya. APP DA sebagai kampus yang konsentrasinya pariwisata, terpanggil melakukan pendampingan dan penguatan agar masyarakat desa bisa melakukan aktivitas wisata secara benar dan tepat,” jelasnya.
Sebelumnya, APP DA menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Sinabung Hills, pada Selasa (15/9/2020) lalu. Hadir 25 peserta dari Desa Silalahi II yang terdiri dari perangkat desa, pegiat wisata, pengelola homestay, bumdes, dan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Acara ini mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf dengan memfasilitasi bimtek tersebut.


Pendampingan lanjutan dilakukan langsung di Desa Silalahi II, pada 15-16 Oktober 2020 lalu. Tim yang turun ke lokasi dipimpin Drs Nalom Tambunan MM, Wakil Ketua Tim Pendampingan Desa Wisata II APP DA bersama dengan anggota tim H Abbas Yunus DE M.Si, Joe Nasroen S.Sos MAP, dan Ivan Benedict Tambunan SE MM. Mereka selama dua hari menggelar pelatihan dan diskusi dengan pelaku wisata di sana.
Pendampingan dua hari tersebut menghasil beberapa rekomendasi, antara lain perlunya peningkatan SDM, pengembangan pengelolaan promosi, homestay dan pembuatan profil desa wisata. “Rencananya akan dibuat website desa wisata,” kata Nalom Tambunan secara terpisah.
Binur Pretty Napitupulu menginformasikan bimtek tersebut tidak berhenti di situ saja. Tim APP DA akan akan menjadwal kunjungan kembali ke desa melakukan pelatihan dan coaching sesuai kebutuhan desa wisata Silalahi II. “Saya juga berterimakasih kepada Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA sehingga pendampingan desa wisata ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya.
Pelatihan Tata Kelola DestinasiEmpat dosen APP DA dipercaya menjadi narasumber dalam pelatihan bertajuk ‘Tata Kelola Destinasi Wisata’ pada 15-16 Oktober 2020. Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi. Topik yang disampaikan tentang ‘Sadar Wisata & Sapta Pesona, Teknik Memandu, CHSE dan P4-EPP serta Tata Kelola Destinasi.’ Narasumber lainnya, antara lain Ir Hotmaida Butar Butar MT dengan judul ‘Pengembangan Pariwisata di Kawasan Danau Toba.’


Acara dibuka Kadis Parbudpora yang diwakili Roy France Sitohang SH selaku Kabid Pariwisata. Acara dua hari ini dipandu Mosanda Tampubolon, Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.


Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi Mahadi Kudadiri SH ketika menutup kegiatan menegaskan keseriusan Pemkab Dairi dalam mengembangkan kepariwisataan khususnya Tao Silalahi yang menjadi bagian dari Super Prioritas Kawasan Strategis Pembangunan Pariwisata Nasional.(*)

APP DA Dorong Silalahi II Menjadi Desa Wisata Mandiri

Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain posisinya yang sangat strategis karena berada di tepian Danau Toba, juga memiliki keunikan budaya, pertanian dan perikanan. Diharapkan bisa meningkat dari desa wisata berkembang menjadi maju dan kemudian mandiri.
“Itu sebabnya kami dari Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA, atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, menjadikan Desa Silalahi II menjadi dampingan. Kami optimistis desa wisata ini bisa mandiri di masa depan,” kata Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada SIB di Medan, Minggu (20/9).
Silalahi II menurut Binur Pretty Napitupulu, telah ditetapkan Bupati Dairi sebagai Desa Wisata. “Jadi legitimasinya sudah kuat, tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan bersinergi membangunnya. APP DA sebagai kampus yang konsentrasinya pariwisata, terpanggil melakukan pendampingan dan penguatan agar masyarakat desa bisa melakukan aktivitas wisata secara benar dan tepat,” jelasnya.
Sebagai wujud dari dukungan tersebut, APP DA menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Sinabung Hills, pada Selasa (15/9) lalu. Hadir 25 peserta dari Desa Silalahi II yang terdiri dari perangkat desa, pegiat wisata, pengelola homestay, bumdes, dan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Tampil sebagai moderator dalam acara tersebut Mosanda Tampubolon, Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.
Selama satu hari penuh, para peserta digembleng dengan materi-materi tentang desa wisata. Narasumber ada empat orang, yakni Bantors Sihombing S.Sos M.Si (Sadar Wisata), Ivan Benedict Tambunan SE MM (Pelayanan Prima), Dra Binur Pretty Napitupulu (Clean, Health, Safety and Environmental), dan Drs Nalom Tambunan MM (Pengembangan Potensi Produk Wisata dan Exploration, Packaging and Presentation).
Kepala Desa Silalahi II Buman Pintubatu mengucapkan terimakasih kepada APP DA dan Kemenparekraf atas terselenggaranya bimtek satu hari tersebut. “Saya atas nama perangkat desa dan masyarakat mengundang APP Darma Agung datang ke Silalahi II. Bina dan latihlah kami sehingga desa wisata Silalahi II bisa berkembang, maju dan mandiri,” ujarnya.
Binur Pretty Napitupulu menginformasikan bimtek tersebut tidak berhenti satu hari saja. Dalam bulan Oktober mendatang, tim APP DA akan berkunjung ke desa melakukan pelatihan dan coaching sesuai kebutuhan desa wisata Silalahi II. “Saya juga berterimakasih kepada Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA sehingga pendampingan desa wisata ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya. 

Sumber : Harian SIB

APP Darma Agung Gelar Uji Kompetensi Mahasiswa Pariwisata

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) menggelar uji kompetensi bagi mahasiswanya di Hotel Garida Plaza, Senin (14/9/2020) lalu. Mereka berasal dari jurusan Perhotelan sebanyak 49 orang, dan jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) 11 orang.


Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu kepada SIB, Jumat (18/9/2020), menyebutkan uji kompetensi tersebut dilakukan setiap tahun bagi mahasiswa semester akhir yang akan menyelesaikan studinya. Tujuannya, pertama, untuk mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa yang akan menyelesaikan pendidikan.
Kedua, memfasilitasi mahasiswa mendapatkan sertifikat kompetensi dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Ketiga, sarana meningkatkan daya saing di dunia kerja.
“APP DA komit menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompeten saat memasuki dunia kerja. Saya senang mahasiswa tampak serius mengikuti uji kompetensi ini. Mereka telah dipersiapkan dengan baik sejak semester pertama, dan telah melewati masa praktik kerja lapangan atau PKL selama kurang lebih enam bulan,” jelas Binur Pretty Napitupulu didampingi Kaprodi Perhotelan APP DA Ivan Benedict Tambunan SE MM.
Pada kesempatan itu, Binur Pretty Napitupulu berterimakasih kepadamenyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA.
Intan Nurianti Hutabarat, peserta uji kompetensi mengaku sempat agak tegang. Dia mengambil kompetens Front Office. “Semua rasa gugup saya hilang, karena penguji yang baik dan ramah, sesi wawancara berjalan dengan lancar dan kami diberi beberapa pertanyaan lain, semua jawaban yang saya jawab sesuai dengan pengalaman dan apa yang saya tahu selama kuliah di APP Darma Agung,” ujarnya.
Uji kompetensi ini menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotpari yang dipimpin Yan Ardi. Adapun kompetensi yang diuji antara lain Front Office, F&B Service, House Keeping, Cook, Pastry, Reservasi dan Penjualan Tiket Perjalanan.(*)

Sumber : Harian SIB

Berbagai Universitas India menyelenggarakan Pameran Pendidikan Tinggi 2020 (Increadible India Educatin Fair 2020)

Dukung Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pariwisata, Disparbud Dairi Adakan Pelatihan Pemandu Wisata Kuliner

Pemerintah kabupaten dairi mengadakan Pelatihan pemandu wisata kuliner bagi para pelaku wisata dan penggiat kuliner yang ada di Kabuaten Dairi, pada kegiatan peningkatan kualitas tata kelola destinasi pariwisata dan kapasitas masyarakat pelaku usaha bertempat di debang resort 5-7 Nopember 2019.

Kegiatan ini dibuka oleh camat Silahi sabungan Esra Nahampun, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  (disparbud) Kabupaten Dairi Drs. Leonardus Sihotang, Kabid Ekonomi Kreatif Roy Sitohang, kepala seksi pemasaran disparbud Mosanda Tampubolon.

Kegiatan pelatihan pemandu wisata kuliner ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari para pelaku usaha kuliner termasuk pemilik Kafe yang ada di Kabupaten Dairi. Dan kegiatan inipun menghadirkan narasumber praktisi pariwisata khususnya kuliner, seperti Gerald P.M Simanjuntak SE,MM seorang akademisi dan praktisi yang sudah lama berkecimpung di dunia pariwisata.

Selain Gerald Simanjuntak, turut juga hadir Dra. Binur Pretty Napitupulu MM, seorang dosen yang juga menjabat sebagai direktur Akademi Pariwisata dan Perhotelan Universitas Darma Agung, Medan

Gerald Simanjuntak yang juga seorang dosen di Akademi Pariwisata Dharma Agung ini, banyak berbagi ilmu terkait struktur organisasi restoran, baik skala sederhana atau skala besar, pramusaji, tata cara penyajian makanan, serta pengenalan jenis-jenis restoran.

Dukung Program Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pariwisata, Disparbud Dairi Adakan Pelatihan Pemandu Wisata Kuliner

foto Dra. Binur Pretty Napitupulu

Sedangkan Binur Napitupulu, dalam paparannya memberikan materi pelatihan yang lebih spesifik. Binur menekankan materi pelatihan pada pelayanan makanan dan minuman di restoran.

“Pelayanan di restoran sedianya haruslah pelayanan yang prima (excellent service) kepada para tamu”, kata akademisi yang sedang mengambil studi S3 ini.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman dalam penyajian wisata khususnya melalui dunia kuliner terkhusus di Kabupaten Dairi.

Foto: (kiri-kanan) Camat Silahi Sabungan Esra Nahampun, Gerald Simanjuntak, Dra. Binur Napitupulu dan Kadis Disparbud Dairi Drs. Leonardus Sihotang.

Foto: (kiri-kanan) Camat Silahi Sabungan Esra Nahampun, Gerald Simanjuntak, Dra. Binur Napitupulu dan Kadis Disparbud Dairi Drs. Leonardus Sihotang.

 

Sumber : Gajah Toba News

Kerjasama dengan Presiden APIEM David Hind dan Kuliah Umum: “Mice Hotel & Tourism Industry”