Penandatangan Nota Kesepahaman dan kerjasama dengan Isparta Univ. of Applied Science, Aldeniz University, dan Sulayman University

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung Medan (APP) yang diwakili oleh Direktur, Dra. Binur P. Napitupulu,MM melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dan kerjasama dengan Univ. of Applied Science, Aldeniz University, dan Sulayman University.

Nota Kesepahaman dan Kerjasama ini menekankan pada bidang pariwisata terhadap pendidikan, yaitu pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian dan bidang-bidang lainnya antar kedua perguruan tinggi ini. Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman dan kerjasama ini menjadikan APP siap menyongsong era global yang semakin terbuka dan kompetitif.

Tujuan kegiatan ini dilakukan agar memperluas jaringan secara international serta kerjasama dengan dunia internasional sehingga mahasiswa dan lulusannya bisa diakui dan kompetitif, program ini bukan hanya bentuk kerjasama tetapi juga berdiskusi dan mempersentasikan kelebihan kampus masing – masing sesuai dengan bidangnya. Institusi yang ada di Turkiye menyambut kehadiran Direktur Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung dengan sangat baik, sehingga kedepannya dapat lebih maju.

Dengan adanya kerjasama ini maka akademisi, dosen dan mahasiswa dapat melakukan kegiatan baik secara daring dan luring. Kegiatan daring yaitu dengan melakukan webinar dan international conference sedangkan kegiatan luring yaitu terbukanya pertukaran mahasiswa dan dosen tamu di antara kedua belah pihak.
Ibu Binur berharap dengan adanya kerjasama yang dilakukan tersebut bisa mencapai indikator implementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang merupakan suatu keharusan yang di terapkan setiap perguruan tinggi di indonesia.

Penerimaan Mahasiswa Baru , Tahun Ajaran 2022/2023

amu ingin menjadi Hotelier Profesional ?Menjajaki Karir di dunia Perhotelan ?Akademi Pariwisata Darma Agung tempat nya untuk menggali, mengasah dan menimba Ilmu dan Wawasan dengan Pengajar yang Profesional…

Klik Galeri di bawah ini untuk informasi selanjutnya:

Atau klik Link dibawah ini untuk langsung mendaftar:

APP Darma Agung Gelar Uji Kompetensi Berstandar Nasional

AKADEMI Pariwisata dan Perhotelan (APP) Darma Agung menggelar uji kompetensi terhadap 82 mahasiswa di Hotel Garuda Plaza Medan pada 23-24 September 2021.

Uji kompetensi yang dibagi dalam dua sesi peserta ini dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotel dan Pariwisata Sumut.

Direktur APP Darma Agung Dra Binur Pretty Napitupulu MM mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari Ketua Umum YPDA/ISTP Ny Sariaty PR Siregar br Pardede dan bimbingan dari Dr Gomgom TP Siregar SSi SH MH.

APP Darma Agung, kata direktur, didirikan tahun 1979 oleh DR TD Pardede sehingga memiliki banyak pengalaman. APP Darma Agung dengan Program Studi Perhotelan dan Program Studi Usaha Perjalanan Wisata ini merupakan akademi terbaik di Sumut pada tahun 2019 dan 2020.

Binur Pretty Napitupulu menambahkan APP Darma Agung di Jalan DR TD Pardede/Jalan Bantam Nomor 21 Medan memiliki visi menjadi akademi pariwisata dan perhotelan yang terkemuka dalam operasional perhotelan dan usaha perjalanan wisata pada tahun 2034.

Direktur juga memberi apresiasi terhadap masa depan pariwisata di Indonesia termasuk di kawasan Danau Toba yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia juga berharap semakin besar perhatian pemerintah terhadap akademi pariwisata.

Terhadap uji kompetensi, direktur berterima kasih atas dukungan LSP Hotel dan Pariwisata Sumut Sumut. Ia mendorong mahasiswa untuk antusias mengikuti kegiatan. Uji kompetensi semacam itu rutin diadakan tiap tahun.

Dari uji kompetensi, direktur yakin semua mahasiswa APP Darma Agung berhasil mendapatkan sertifikat kompeten. Sebab telah banyak dibekali teori, praktik dan attitude dalam perkuliahan di APP Darma Agung. ”Semua mahasiswa yang tamat harus memiliki Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) berupa beberapa sertifikat kemampuan yang harus dilampirkan termasuk sertifikat kompetensi, sertifikat Bahasa Inggris TOEFL, sertifikat softskill dan sertifikat praktik kerja lapangan serta sertifikat nasional dan internasional. Sehingga kompeten di dunia kerja,” tegas direktur. Kabag Ops LSP Hotel dan Pariwisata Sumut Yan Ardi mengungkapkan bahwa uji kompetensi berguna melihat sejauhmana kemampuan kompetensi dari mahasiswa APP Darma Agung. Apabila kompeten akan menerima sertifikat berstandar nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Yan Ardi menambahkan bahwa uji kompetensi ini berguna untuk memudahkan memperoleh pekerjaan. Sedangkan bagi dunia akan memperoleh tenaga kerja terlatih dan bagi pemerintah berguna mendata Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang hotel dan pariwisata yang telah bersertifikat. LSP Hotel dan Pariwisata Sumut melihat SDM hotel dan pariwisata di Sumut cukup unggul. Sehingga dalam pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba agar lebih banyak dilibatkan lulusan akademi dan politeknik pariwisata perhotelan dari Sumut. ”Pengalaman uji kompetensi APP Darma Agung tahun sebelumnya maka 100 persen kompeten. Tahun ini juga diharapkan semua dapat kompeten. Banyak alumni APP Darma Agung yang bekerja sebagai supervisor dan manager di berbagai daerah di Indonesia karena mereka selalu cepat merespon dan selalu ingin tahun.” 

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) Mengadakan Workshop tentang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) merespons kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim tentang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Mereka menggelar workshop dengan mengundang Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Medan (Unimed) dan praktisi dari dunia usaha-dunia industri (DUDI) untuk berdiskusi dan mendengar masukan mereka terkait rencana revisi kurikulum. Tujuannya agar lulusan perguruan tinggi vokasi ini siap kerja di bidang pariwisata.

Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada wartawan, Minggu (11/3/2021), menyebutkan revisi kurikulum mutlak diperlukan sebagai respons terhadap kebijakan Mendikbud dan perkembangan era revolusi industri 4.0 serta era society 5.0. “Kami mengundang empat narasumber yang kompeten di bidangnya, dengan peserta dari dosen, tenaga kependidikan, alumni dan mahasiswa,” katanya.
Workshop tersebut telah berlangsung pada Selasa (9/3/2021) lalu, dengan narasumber Wakil Rektor 1 Unimed Dr Restu MS, Ketua Perhimpunan GM Sumut (IHGMA) Achmad Zulham CHA, Yan Ardi dari LSP Hotpari dan CHJ Gultom dari Asita (Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies) Sumut. Mereka menyampaikan pandangan dan masukan terhadap APP DA terkait Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Secara khusus, disampaikan dukungan penuh dunia industri perhotelan dan travel terhadap APP-DA, melalui pemagangan, praktik kerja lapangan (PKL), hingga duduk bersama tentang link and match antara industri dan kampus.


Dalam acara pembukaan, laporan Ketua Panitia disampaikan Ivan Bennedict Tambunan MM, dan sambutan dari Binur Pretty Napitupulu sebagai Direktur APP. Turut menyampaikan sambutan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Darma Agung (YPDA) Ny Sariaty PR Siregar br Pardede yang diwakili Dr Gomgom TP Siregar SE S.Sos SH M.Si MH.
Secara khusus, Binur Pretty Napitupulu mengucapkan terimakasih kepada Ketua YPDA Ny Sariaty PR Siregar br Pardede yang diwakili Gomgom TP Siregar, atas dukungannya acara tersebut bisa berjalan dengan baik.
” Sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, APP DA sebagai perguruan tinggi vokasi, bisa menerapkan merdeka belajar, kampus merdeka. Ada dua yang bisa ditempuh, yakni mahasiswa bisa mengambil mata kuliah di prodi berbeda sesama APP DA, dan bisa mengambil mata kuliah di kampus lain dalam prodi yang sama,” jelas Restu dalam workshop.
Achmad Zulfan dan CHJ Gultom secara bergantian menjelaskan kondisi pariwisata terkini dunia, Indonesia dan Sumut di era pandemi Covid-19. “Meski kunjungan turis anjlok, tetapi masih ada peluang dan harapan. Mari tetap optimistis,” kata CHJ Gultom. Sementara Yan Ardi menyampaikan kompetensi yang harus dimiliki lulusan APP DA sehingga siap kerja begitu keluar dari kampus.
Acara berlangsung apik dipandu Nirwaty Tarigan MM. Sebelumnya ada penandatangan MoU APP DA dengan Asita Sumut dan IHGMA Sumut. Hiburan diisi suara emas Susan Sitohang SH MM dan penampilan bartender juggling bottles olah mahasiswa. Usai acara dilanjutkan foto bersama peserta dan narasumber.(*)

Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung Melaksanakan program Pendampingan Desa Wisata Tahun 2020 di Desa Silalahi II

Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA melanjutkan program pendampingan desa wisata tahun 2020 di Desa Silalahi II, Kabupaten Dairi. Kegiatan berupa pelatihan dan diskusi tentang apa yang harus dilakukan untuk memolesnya sebagai destinasi wisata andalan ke depan. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi bersama pemerintah desa setempat digandeng untuk memaksimalkan potensi wisata Desa Silalahi II.


Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada wartawan di Medan, Selasa (28/10/2020) menyebutkan Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain posisinya yang sangat strategis karena berada di tepian Danau Toba, juga memiliki keunikan budaya, pertanian dan perikanan.
“Itu sebabnya kami dari Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA, atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, menjadikan Desa Silalahi II menjadi dampingan. Kami optimistis desa wisata ini bisa mandiri di masa depan, walau memerlukan waktu dan kerja keras semua pihak,”ujar Binur Pretty Napitupulu.


Silalahi II menurut Binur Pretty Napitupulu, telah ditetapkan Bupati Dairi sebagai Desa Wisata. “Jadi legitimasinya sudah kuat, tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan bersinergi membangunnya. APP DA sebagai kampus yang konsentrasinya pariwisata, terpanggil melakukan pendampingan dan penguatan agar masyarakat desa bisa melakukan aktivitas wisata secara benar dan tepat,” jelasnya.
Sebelumnya, APP DA menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Sinabung Hills, pada Selasa (15/9/2020) lalu. Hadir 25 peserta dari Desa Silalahi II yang terdiri dari perangkat desa, pegiat wisata, pengelola homestay, bumdes, dan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Acara ini mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf dengan memfasilitasi bimtek tersebut.


Pendampingan lanjutan dilakukan langsung di Desa Silalahi II, pada 15-16 Oktober 2020 lalu. Tim yang turun ke lokasi dipimpin Drs Nalom Tambunan MM, Wakil Ketua Tim Pendampingan Desa Wisata II APP DA bersama dengan anggota tim H Abbas Yunus DE M.Si, Joe Nasroen S.Sos MAP, dan Ivan Benedict Tambunan SE MM. Mereka selama dua hari menggelar pelatihan dan diskusi dengan pelaku wisata di sana.
Pendampingan dua hari tersebut menghasil beberapa rekomendasi, antara lain perlunya peningkatan SDM, pengembangan pengelolaan promosi, homestay dan pembuatan profil desa wisata. “Rencananya akan dibuat website desa wisata,” kata Nalom Tambunan secara terpisah.
Binur Pretty Napitupulu menginformasikan bimtek tersebut tidak berhenti di situ saja. Tim APP DA akan akan menjadwal kunjungan kembali ke desa melakukan pelatihan dan coaching sesuai kebutuhan desa wisata Silalahi II. “Saya juga berterimakasih kepada Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA sehingga pendampingan desa wisata ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya.
Pelatihan Tata Kelola DestinasiEmpat dosen APP DA dipercaya menjadi narasumber dalam pelatihan bertajuk ‘Tata Kelola Destinasi Wisata’ pada 15-16 Oktober 2020. Kegiatan ini dilakukan bersama Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi. Topik yang disampaikan tentang ‘Sadar Wisata & Sapta Pesona, Teknik Memandu, CHSE dan P4-EPP serta Tata Kelola Destinasi.’ Narasumber lainnya, antara lain Ir Hotmaida Butar Butar MT dengan judul ‘Pengembangan Pariwisata di Kawasan Danau Toba.’


Acara dibuka Kadis Parbudpora yang diwakili Roy France Sitohang SH selaku Kabid Pariwisata. Acara dua hari ini dipandu Mosanda Tampubolon, Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.


Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi Mahadi Kudadiri SH ketika menutup kegiatan menegaskan keseriusan Pemkab Dairi dalam mengembangkan kepariwisataan khususnya Tao Silalahi yang menjadi bagian dari Super Prioritas Kawasan Strategis Pembangunan Pariwisata Nasional.(*)

APP DA Dorong Silalahi II Menjadi Desa Wisata Mandiri

Desa Silalahi II, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi memiliki potensi wisata yang luar biasa. Selain posisinya yang sangat strategis karena berada di tepian Danau Toba, juga memiliki keunikan budaya, pertanian dan perikanan. Diharapkan bisa meningkat dari desa wisata berkembang menjadi maju dan kemudian mandiri.
“Itu sebabnya kami dari Akademi Pariwisata dan Perhotelah Darma Agung atau APP DA, atas dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, menjadikan Desa Silalahi II menjadi dampingan. Kami optimistis desa wisata ini bisa mandiri di masa depan,” kata Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu MM kepada SIB di Medan, Minggu (20/9).
Silalahi II menurut Binur Pretty Napitupulu, telah ditetapkan Bupati Dairi sebagai Desa Wisata. “Jadi legitimasinya sudah kuat, tinggal bagaimana semua pemangku kepentingan bersinergi membangunnya. APP DA sebagai kampus yang konsentrasinya pariwisata, terpanggil melakukan pendampingan dan penguatan agar masyarakat desa bisa melakukan aktivitas wisata secara benar dan tepat,” jelasnya.
Sebagai wujud dari dukungan tersebut, APP DA menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Sinabung Hills, pada Selasa (15/9) lalu. Hadir 25 peserta dari Desa Silalahi II yang terdiri dari perangkat desa, pegiat wisata, pengelola homestay, bumdes, dan pokdarwis (kelompok sadar wisata). Tampil sebagai moderator dalam acara tersebut Mosanda Tampubolon, Kasi Pengembangan Kapasitas SDM Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi.
Selama satu hari penuh, para peserta digembleng dengan materi-materi tentang desa wisata. Narasumber ada empat orang, yakni Bantors Sihombing S.Sos M.Si (Sadar Wisata), Ivan Benedict Tambunan SE MM (Pelayanan Prima), Dra Binur Pretty Napitupulu (Clean, Health, Safety and Environmental), dan Drs Nalom Tambunan MM (Pengembangan Potensi Produk Wisata dan Exploration, Packaging and Presentation).
Kepala Desa Silalahi II Buman Pintubatu mengucapkan terimakasih kepada APP DA dan Kemenparekraf atas terselenggaranya bimtek satu hari tersebut. “Saya atas nama perangkat desa dan masyarakat mengundang APP Darma Agung datang ke Silalahi II. Bina dan latihlah kami sehingga desa wisata Silalahi II bisa berkembang, maju dan mandiri,” ujarnya.
Binur Pretty Napitupulu menginformasikan bimtek tersebut tidak berhenti satu hari saja. Dalam bulan Oktober mendatang, tim APP DA akan berkunjung ke desa melakukan pelatihan dan coaching sesuai kebutuhan desa wisata Silalahi II. “Saya juga berterimakasih kepada Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA sehingga pendampingan desa wisata ini bisa berjalan dengan baik,” paparnya. 

Sumber : Harian SIB

APP Darma Agung Gelar Uji Kompetensi Mahasiswa Pariwisata

Akademi Pariwisata dan Perhotelan Darma Agung (APP DA) menggelar uji kompetensi bagi mahasiswanya di Hotel Garida Plaza, Senin (14/9/2020) lalu. Mereka berasal dari jurusan Perhotelan sebanyak 49 orang, dan jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) 11 orang.


Direktur APP DA Dra Binur Pretty Napitupulu kepada SIB, Jumat (18/9/2020), menyebutkan uji kompetensi tersebut dilakukan setiap tahun bagi mahasiswa semester akhir yang akan menyelesaikan studinya. Tujuannya, pertama, untuk mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa yang akan menyelesaikan pendidikan.
Kedua, memfasilitasi mahasiswa mendapatkan sertifikat kompetensi dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja. Ketiga, sarana meningkatkan daya saing di dunia kerja.
“APP DA komit menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompeten saat memasuki dunia kerja. Saya senang mahasiswa tampak serius mengikuti uji kompetensi ini. Mereka telah dipersiapkan dengan baik sejak semester pertama, dan telah melewati masa praktik kerja lapangan atau PKL selama kurang lebih enam bulan,” jelas Binur Pretty Napitupulu didampingi Kaprodi Perhotelan APP DA Ivan Benedict Tambunan SE MM.
Pada kesempatan itu, Binur Pretty Napitupulu berterimakasih kepadamenyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua umum Yayasan Perguruan Darma Agung Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede, dan Dr Gomgom TP Siregar, atas kepercayaan dan dukungannya baik secara moril maupun materil, terhadap APP DA.
Intan Nurianti Hutabarat, peserta uji kompetensi mengaku sempat agak tegang. Dia mengambil kompetens Front Office. “Semua rasa gugup saya hilang, karena penguji yang baik dan ramah, sesi wawancara berjalan dengan lancar dan kami diberi beberapa pertanyaan lain, semua jawaban yang saya jawab sesuai dengan pengalaman dan apa yang saya tahu selama kuliah di APP Darma Agung,” ujarnya.
Uji kompetensi ini menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotpari yang dipimpin Yan Ardi. Adapun kompetensi yang diuji antara lain Front Office, F&B Service, House Keeping, Cook, Pastry, Reservasi dan Penjualan Tiket Perjalanan.(*)

Sumber : Harian SIB